Dua Mawar Satu Tangkai: Refleksi Kecil tentang Kepemimpinan
Oleh. Tereja Oktaviana Lim*
Banjarmasin, 30 November 2025-Veritas Indonesia. Hidup adalah rangkaian pilihan yang tak berujung. Entah itu menyangkut hal-hal konkret, maupun nilai-nilai abstrak yang...
Ilusi Popularitas dan Esensi Seorang Pelayan
Sering kali kita berlomba mencari panggung untuk dihormati dan dipuja, padahal esensi kepemimpinan sejati justru lahir dari kerendahan hati untuk turun ke bawah dan...
Menjemput Kekudusan di Usia Senja: Antara Doa, Kebun, dan Kelestarian Bumi
Di tengah hiruk-pikuk dunia yang mengejar kecepatan, masa Prapaskah hadir bagi para lansia bukan sekadar sebagai ritus tahunan, melainkan sebagai ruang jeda untuk merajut...
Melepas Roda Bantu: Percaya pada Tangan Tak Terlihat yang Menjaga Kita
Sama seperti seorang ayah yang diam-diam melepaskan pegangannya pada sepeda sang anak, Tuhan terkadang membiarkan kita mengayuh sendiri di tengah kerasnya dunia, hanya agar...
Alleluia Amidst the Ruins: The Meaning of Easter in an Era of War
Amidst a world shattered by the roar of weapons and the ruins of war, is it possible for the cry of "Alleluia" and the...
Menghadirkan Wajah Belas Kasih di Ruang Perawatan
Di balik deru peralatan medis dan seluruh bagian dinding putih rumah sakit, terselip sebuah misi yang melampaui sekadar penyembuhan fisik, yakni mengembalikan martabat manusia...
Bukan Damai, Tapi Pedang: Seni Menjaga Lidah di Tengah Budaya Cela.
Di tengah dunia yang menganggap perundungan verbal sebagai bumbu pergaulan, memilih untuk diam dan setia pada nurani sering kali menjadi jalan sunyi yang memisahkan...
Seni Melepaskan: Mengapa Mengampuni Adalah Investasi Terbaik untuk Kesehatan Mental
Yesus berkata kepadanya: "Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali" (Mat 18:22). Ajaran ini bukan sekadar...
Beyond the Algorithm: Why We Need a “Humanising Church” More Than Ever
As machines learn to mimic human thought, the most radical act we can perform is to remember what it means to be truly human.By...
Hermeneutika Pancasila dari Ende
Dalam peringatan Hari Lahir Pancasila, Pater Felix Baghi, SVD, mengajak kita menengok kembali masa pengasingan Sukarno di Ende sebagai ruang permenungan yang melahirkan benih-benih...
Mengangkat Pandangan, Menembus Batas Kepedulian
Perjalanan Apostolik Paus Leo XIV ke Spanyol pada 6-12 Juni, 2026 tidak dapat dipahami sekadar sebagai kunjungan pastoral biasa.
Di balik perayaan liturgi, sambutan hangat...
Bukan Sekadar Pasrah: 5 Kekuatan Tersembunyi di Balik Pilihan Hidup Tenang
Di tengah riuhnya dunia yang terus menuntut kita untuk berlari mengejar ambisi, pernahkah Anda menyadari bahwa merengkuh ketenangan mungkin merupakan bentuk pencapaian hidup yang...
Mengapa Kita Sulit Berubah (Menjadi Lebih Baik)?
Seringkali kita mengira bahwa perubahan diri menuntut upaya keras agar layak di hadapan Tuhan, padahal transformasi sejati justru bermula dari kesadaran bahwa kita telah...
Cahaya dari Gunung, Keberanian di Lembah
Renungan Minggu, 1 Maret 2026
Hidup beriman sering terasa seperti perjalanan mendaki dan menuruni gunung. Ada saat kita berdiri di puncak, hati penuh terang dan...
Menapaki Jalan Salib: Antara Devosi yang Menggetarkan dan Iman yang Ditantang
Tablo Jalan Salib kerap menghadirkan pengalaman iman yang menyentuh dan menggugah emosi. Namun, di balik keheningan dan air mata, tersimpan pertanyaan yang lebih dalam:...





















