Merawat Bumi, Merawat Manusia: Integrasi Laudato Si’ dan Keperawatan

Ketika udara yang kita hirup berubah menjadi ancaman dan air yang kita minum tak lagi membawa kehidupan, sudah saatnya kita menyadari bahwa kesehatan manusia...

Menggugat Penderitaan: Menemukan Resiliensi, Empati, dan Makna di Tengah Kesulitan

Bayangkan sebuah dunia tanpa secuil pun rasa sakit atau kesulitan; alih-alih menjadi utopia, ketiadaan penderitaan tersebut justru merupakan resep paling sempurna menuju kepunahan massal. Penulis:...

Mencari Wajah Tuhan di Tengah Reruntuhan

Ketika lindu meremukkan sendi-sendi bumi dan melumat hunian yang ditegakkan berpuluh tahun, pertanyaan paling purba manusia kerap menyeruak liar: bukan tentang mengapa tanah bergoyang,...

Renungan Minggu Prapaskah IV (Laetare): Mata yang Dibuka, Hati yang Diterangi

Dari Kegelapan Menuju Terang: Belajar Melihat dengan Mata Allah di Dunia yang sedang Terluka.  Penulis: P. Marianus Pati Lea, SVD Bacaan I: 1 Samuel : 16:1b.5-7.10-1. Bacaan...

TAMAN BINTANG SAMUDRA (TBS)-Sebuah Ruang Ziarah Jiwa di Tepi Samudra

Tulisan berikut adalah sebuah refleksi karya P. Felix Baghi, SVD, Dosen Filsafat di IFTK Ledalero, tentang makna spiritual di balik Taman Bintang Samudra (TBS)...

Iman, Alam, dan “Kotoran Iblis”: Mengapa Kita Perlu Beragama dengan Cara Baru?

Apa gunanya rumah ibadah yang megah jika tanah tempatnya berdiri perlahan hancur oleh kerakusan manusia yang tidak terkendali? Saat ini, kita sedang menyaksikan sebuah...

EARTHQUAKE, FAITH, AND EXISTENCE: Interpreting Human Fragility on a Shaking Earth

The catastrophic magnitude 7.7 earthquake that recently shattered Flores did more than tear apart buildings and roads; it fundamentally fractured our illusion of security,...

Dialektika Sang Pencari: Belajar dari St. Bernardus dan Peter Abelard

Pernahkah Anda merasa bahwa menjadi rasional berarti harus mengorbankan keyakinan, padahal sejarah abad ke-12 mencatat sebuah kisah epik tentang bagaimana ketajaman logika dan kedalaman...

Spiritualitas Penderitaan: Mengapa Kehadiran Lebih Menyembuhkan daripada Obat

Di tengah krisis kemanusiaan dan kerapuhan fisik, mendampingi mereka yang menderita bukan sekadar tugas medis, melainkan sebuah seni menghadirkan harapan di ambang keputusasaan. Oleh: Lesta...

Kutukan Kebebasan dan Paradoks Menjadi Manusia

Di balik keistimewaan akal budi yang membedakan kita dari makhluk hidup lainnya, tersimpan sebuah ironi besar: menjadi manusia sering kali berarti terjebak dalam rentetan...

Teka-teki Sang Pengawal: Mengapa Kesialan adalah Keberuntungan yang Menyamar?

Pernahkah Anda menyadari bahwa sebuah musibah yang paling Anda rutuki hari ini mungkin adalah satu-satunya alasan Anda masih bisa bernapas esok hari? Penulis: Albert Santoso Di...

Merawat Martabat di Beranda Negeri: Menggugat Ketimpangan Medis Lewat Keadilan Sosial

Di balik megahnya dinding rumah sakit perkotaan, jutaan nyawa di pelosok negeri masih harus mempertaruhkan martabat dan helaan napas mereka demi sekadar mengakses hak...

Level Up Kehidupan: Mengubah Lelah Rutinitas Menjadi Seru Lewat Pola Pikir Gamer

Jika Anda merasa penat terjebak dalam roda rutinitas tanpa akhir, mungkin sudah saatnya Anda meletakkan sejenak beban tersebut dan mulai melihat hidup layaknya sebuah...

Napas Kemanusiaan: Merawat Solidaritas di Bangsal Kesembuhan dan Kehidupan

Di tengah hiruk-pikuk dunia modern yang seringkali menumpulkan kepekaan dan mengagungkan individualisme, solidaritas adalah napas buatan yang menyelamatkan kemanusiaan kita dari asfiksia. Penulis: Lesta L....

Puasa, Hati, dan Bumi yang Sedang Menangis

Penulis: Martinus BS Suatu pagi, sebelum rutinitas kesibukan dimulai, mungkin kita pernah berdiri di depan jendela. Udara terasa berbeda kadang lebih panas, kadang lebih berdebu....