Kutukan Kebebasan dan Paradoks Menjadi Manusia
Di balik keistimewaan akal budi yang membedakan kita dari makhluk hidup lainnya, tersimpan sebuah ironi besar: menjadi manusia sering kali berarti terjebak dalam rentetan...
Merawat Martabat di Beranda Negeri: Menggugat Ketimpangan Medis Lewat Keadilan Sosial
Di balik megahnya dinding rumah sakit perkotaan, jutaan nyawa di pelosok negeri masih harus mempertaruhkan martabat dan helaan napas mereka demi sekadar mengakses hak...
Napas Kemanusiaan: Merawat Solidaritas di Bangsal Kesembuhan dan Kehidupan
Di tengah hiruk-pikuk dunia modern yang seringkali menumpulkan kepekaan dan mengagungkan individualisme, solidaritas adalah napas buatan yang menyelamatkan kemanusiaan kita dari asfiksia.Penulis: Lesta L....
Jangan Tinggalkan Meja Perundingan: Kritik atas Aksi Boikot Geothermal di Ledalero
Oleh: Edi Danggur*
Tulisan ini merupakan tanggapan atas diskursus yang berkembang menyusul publikasi “Tanggapan dan Beberapa Catatan atas Undangan Forum Komunikasi Multistakeholder terkait PLTP di...
Renungan Minggu Prapaskah IV (Laetare): Mata yang Dibuka, Hati yang Diterangi
Dari Kegelapan Menuju Terang: Belajar Melihat dengan Mata Allah di Dunia yang sedang Terluka. Penulis: P. Marianus Pati Lea, SVDBacaan I: 1 Samuel : 16:1b.5-7.10-1. Bacaan...
Paradoks Keserakahan: Mengapa Singa Berhenti Berburu, Sedangkan Manusia Tidak?
Di tengah pusaran ambisi tanpa batas yang mendikte zaman modern, sebuah pertanyaan mendasar kerap terlewatkan: dapatkah manusia merasa cukup?Penulis: Albert SantosoDi alam liar, singa...
Prapaskah: Ketika Tuhan Mengubah Arah
Kisah perjumpaan batin ini menantang kita untuk merenung: seberapa berani kita melepaskan kebanggaan intelektual dan zona nyaman ketika Tuhan memanggil kita untuk mengubah arah...
“Pesta Babi” yang Menakutkan?
Artikel ini merupakan opini tentang kontroversi pelarangan pemutaran film “Pesta Babi, Kolonialisme di Zaman Kita”. Redaksi Veritas Indonesia menerbitkannya sebagai ruang refleksi publik mengenai...
The Illusion of a Safe Home: Why Women Are Still Searching for Justice
As the world paints itself purple to celebrate International Women's Day, millions of women are still quietly asking a harrowing question: when will the...
Sakit Bukan Sekadar Urusan Fisik: Mengembalikan Martabat Manusia di Rumah Sakit
Di balik dinginnya dinding fasilitas kesehatan dan canggihnya peralatan medis, ada satu hal fundamental yang pantang terlupakan dalam proses penyembuhan: martabat pasien sebagai manusia...
Gelas Kopi Bapak Mikhael: Sebuah Refleksi tentang Mengkritik Pelayan Gereja
Di balik tegarnya jubah para pelayan Tuhan, tersimpan kerapuhan seorang manusia biasa; sebuah kisah yang akan mengubah cara kita memandang, mengkritik, dan menghargai pengorbanan...
Kasih di Atas Hukum: Sabat untuk Manusia, Bukan Manusia untuk Sabat
Refleksi ini menghadirkan permenungan atas Injil Lukas 6:8 dengan menyoroti relasi antara hukum dan kasih dalam kehidupan Kristiani. Melalui pengalaman konkret, penulis menegaskan bahwa...
Spiritualitas Penderitaan: Mengapa Kehadiran Lebih Menyembuhkan daripada Obat
Di tengah krisis kemanusiaan dan kerapuhan fisik, mendampingi mereka yang menderita bukan sekadar tugas medis, melainkan sebuah seni menghadirkan harapan di ambang keputusasaan.Oleh: Lesta...
Puasa, Hati, dan Bumi yang Sedang Menangis
Penulis: Martinus BS
Suatu pagi, sebelum rutinitas kesibukan dimulai, mungkin kita pernah berdiri di depan jendela. Udara terasa berbeda kadang lebih panas, kadang lebih berdebu....
Mengapa Kita Perlu Belajar Menjadi “Batu” yang Dibuang Tukang Bangunan?
Di tengah riuhnya dunia yang menuntut kita untuk selalu bersuara dan membalas komentar, memilih untuk "menjadi batu" yang diam dan teguh mungkin adalah bentuk...





















