Menemukan Wajah Bapa di Balik Kecewa
Penulis: Albert Santoso
“Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga!” (Lukas 11:13a)
Masa kecil saya dipenuhi...
Pemutaran Film di Roma Mengungkap Krisis Moral Negara dan Keheningan Gereja atas Papua
Di tengah narasi pembangunan nasional dan transisi energi hijau, suara masyarakat adat Papua kerap tenggelam oleh kepentingan politik dan ekonomi. Pemutaran dokumenter Pig Feast:...
Sampai ke Akar Hati
Renungan Hari Minggu, 15 Februari 2026Bacaan: Kitab Sirakh 15:15–20; Korintus 2:6–10; Injil Matius 5:17–37
Sering kali kita merasa sudah cukup baik karena tidak melakukan kesalahan...
Gelas Kopi Bapak Mikhael: Sebuah Refleksi tentang Mengkritik Pelayan Gereja
Di balik tegarnya jubah para pelayan Tuhan, tersimpan kerapuhan seorang manusia biasa; sebuah kisah yang akan mengubah cara kita memandang, mengkritik, dan menghargai pengorbanan...
Ketika Solusi Sudah Ada, Mengapa Kita Masih Memilih Cara yang Sulit?
Pernahkah kita menyadari bahwa sering kali kita menolak solusi yang sudah ada di depan mata, hanya karena kita terlalu mengandalkan logika sendiri? Sebab seperti...
Mengapa Kita Perlu Belajar Menjadi “Batu” yang Dibuang Tukang Bangunan?
Di tengah riuhnya dunia yang menuntut kita untuk selalu bersuara dan membalas komentar, memilih untuk "menjadi batu" yang diam dan teguh mungkin adalah bentuk...
Refleksi Seruan KWI pada 118 Tahun Kebangkitan Nasional: Menggugat Nurani dan Membumikan Pengharapan Bangsa
Kita seringkali merayakan kebangkitan tatkala peradaban justru sedang didera kelelahan. Di balik kemegahan infrastruktur fisik dan gegap gempita modernisasi, nurani kemanusiaan kita sedang diuji...
Menemukan Oase Kedamaian di Tengah Penatnya Dunia Melalui Hati Kudus Yesus
Di tengah hiruk-pikuk dunia modern yang seringkali membuat kita merasa terasing dan kelelahan, ada sebuah tawaran kedamaian abadi yang menanti untuk direngkuh: cinta tanpa...
Imamat: Menenun Keilahian dalam Sunyi yang Kudus
Di balik jubah yang bersahaja dan kesunyian yang kadangkala menyesakkan, tersimpan sebuah pengabdian tanpa pamrih yang menjadi jembatan rapuh namun kokoh antara kefanaan manusia...
Saat Air Setinggi Lutut dan Iman Setinggi Langit
Bencana sering kali menjadi cermin paling jujur yang mengikis seluruh ilusi kendali manusia, menyisakan pertanyaan mendasar: saat semua pegangan runtuh, apa yang membuat kita...
Dari Milan ke Flores: Menemukan Wajah Iman Orang Muda yang Sesungguhnya
Di tengah bisingnya era digital, kisah dua pemuda dari latar belakang yang bertolak belakang seorang genius komputer di Italia dan seorang pekerja keras di...
Alleluia Amidst the Ruins: The Meaning of Easter in an Era of War
Amidst a world shattered by the roar of weapons and the ruins of war, is it possible for the cry of "Alleluia" and the...
Luka yang Tak Sembuh oleh Kata Maaf
Kata maaf memang bisa terucap dengan mudah, tetapi sudahkah kita menyadari bahwa luka akibat tajamnya lisan sering kali meninggalkan lubang yang tak pernah benar-benar...
Sesulit Apapun itu, Belajarlah Menerima Kehendak Tuhan
Penulis: Albert Santoso*Jika kita ditanya jika kita dapat memilih kita mau dilahirkan dalam keadaan seperti apa, dapat dipastikan kita akan menjawab bahwa kita mau...
Berbuat Baik Tanpa Berisik: Seni Memberi Tanpa Butuh Validasi
Di tengah hiruk-pikuk dunia yang berlomba-lomba memamerkan kebaikan demi sebuah validasi, sebuah pesan kuno dari dua ribu tahun lalu justru menantang ego kita: "Tetapi...


































