Spiritualitas Penderitaan: Mengapa Kehadiran Lebih Menyembuhkan daripada Obat
Di tengah krisis kemanusiaan dan kerapuhan fisik, mendampingi mereka yang menderita bukan sekadar tugas medis, melainkan sebuah seni menghadirkan harapan di ambang keputusasaan.
Oleh: Lesta...
Imamat: Menenun Keilahian dalam Sunyi yang Kudus
Di balik jubah yang bersahaja dan kesunyian yang kadangkala menyesakkan, tersimpan sebuah pengabdian tanpa pamrih yang menjadi jembatan rapuh namun kokoh antara kefanaan manusia...
Uskup Budi Kleden: “Beranilah Menjadi Jembatan, Seperti Yesus Bagi Kita”
Dari pertobatan hati hingga kepedulian ekologis, Sidang Pleno FABC XII di Jakarta mengajak Gereja Asia untuk berjalan bersama dan membangun jembatan di tengah dunia...
Menjawab Seruan Laudato Si: Aksi Nyata Katedral Bogor Atasi 21 Miliar Beban Sampah
Ketika krisis iklim tak lagi cukup dijawab hanya dengan untaian doa, langkah nyata dari tingkat tapak, seperti merombak isi tempat sampah di dapur rumah,...
Paradoks Manusia: Mengapa Hal Termudah Justru Paling Sulit Dilakukan?
Sering kali, ujian terberat bagi seorang manusia bukanlah menaklukkan ganasnya alam semesta, melainkan menundukkan egonya sendiri di dalam rutinitas keseharian.
Oleh: Albert Santoso
Apa yang terlintas...
Penerimaan Menjadi Kekuatan
Penulis: Albert Santoso*
Manusia memang adalah makhluk ciptaan yang paling sempurna yang diciptakan oleh Tuhan. Namun di sisi lain manusia juga makhluk yang lemah yang...
Menemukan Sukacita Sejati Melampaui Gemerlap Keberhasilan Duniawi
Kita sering kali menghabiskan seumur hidup mengejar tepuk tangan dunia dengan membuktikan kehebatan diri, tanpa menyadari bahwa panggung tempat kita berdiri bisa runtuh kapan...
Seni Merengkuh Penolakan: Belajar dari Kisah Yusuf di Masa Prapaskah
Pernahkah Anda merasa hancur akibat sebuah penolakan, tanpa menyadari bahwa momen paling menyakitkan itu mungkin saja adalah kepingan pertama dari rencana besar yang akan...
Berbuat Baik Tanpa Berisik: Seni Memberi Tanpa Butuh Validasi
Di tengah hiruk-pikuk dunia yang berlomba-lomba memamerkan kebaikan demi sebuah validasi, sebuah pesan kuno dari dua ribu tahun lalu justru menantang ego kita: "Tetapi...
Ilusi Harta Duniawi: Mengapa Uang Tak Bisa Membeli Relasi yang Tulus?
Di tengah gempuran budaya flexing dan obsesi materialisme masa kini, pernahkah kita berhenti sejenak untuk mempertanyakan: apakah kekayaan yang kita kejar sungguh membawa kepenuhan...
Katolisitas yang Berdampak: Menjadi Garam dan Terang Dunia
Seluruh bacaan suci hari ini mengajak kita untuk menghayati kehidupan beriman bukan terutama sebagai kesalehan pribadi dan simbolik, tetapi lebih dari itu, mesti menjadi...
Menapaki Jalan Salib: Antara Devosi yang Menggetarkan dan Iman yang Ditantang
Tablo Jalan Salib kerap menghadirkan pengalaman iman yang menyentuh dan menggugah emosi. Namun, di balik keheningan dan air mata, tersimpan pertanyaan yang lebih dalam:...
Level Up Kehidupan: Mengubah Lelah Rutinitas Menjadi Seru Lewat Pola Pikir Gamer
Jika Anda merasa penat terjebak dalam roda rutinitas tanpa akhir, mungkin sudah saatnya Anda meletakkan sejenak beban tersebut dan mulai melihat hidup layaknya sebuah...
“Pesta Babi” yang Menakutkan?
Artikel ini merupakan opini tentang kontroversi pelarangan pemutaran film “Pesta Babi, Kolonialisme di Zaman Kita”. Redaksi Veritas Indonesia menerbitkannya sebagai ruang refleksi publik mengenai...
Dua Mawar Satu Tangkai: Refleksi Kecil tentang Kepemimpinan
Oleh. Tereja Oktaviana Lim*
Banjarmasin, 30 November 2025-Veritas Indonesia. Hidup adalah rangkaian pilihan yang tak berujung. Entah itu menyangkut hal-hal konkret, maupun nilai-nilai abstrak yang...


































