Beyond the Algorithm: Why We Need a “Humanising Church” More Than Ever
As machines learn to mimic human thought, the most radical act we can perform is to remember what it means to be truly human.
By...
Hermeneutika Pancasila dari Ende
Dalam peringatan Hari Lahir Pancasila, Pater Felix Baghi, SVD, mengajak kita menengok kembali masa pengasingan Sukarno di Ende sebagai ruang permenungan yang melahirkan benih-benih...
Sembuh Sebelum Diobati: Menemukan Sang Tabib Kehidupan
Bayangkan sebuah sentuhan sederhana yang begitu penuh kuasa, di mana kerinduan terdalam untuk sembuh akhirnya bertemu dengan sumber segala pemulihan sejati, seperti yang dikisahkan...
Sesulit Apapun itu, Belajarlah Menerima Kehendak Tuhan
Penulis: Albert Santoso*
Jika kita ditanya jika kita dapat memilih kita mau dilahirkan dalam keadaan seperti apa, dapat dipastikan kita akan menjawab bahwa kita mau...
Seni Berhenti Sejenak: 5 Langkah Berdamai dengan Realitas Kehidupan
Di tengah dunia yang terus menuntut kita untuk berlari lebih cepat dan meraih lebih banyak, terkadang pencapaian terbesar justru hadir saat kita berani berhenti...
“Eli, Eli, Lama Sabaktani” di Era Layar Sentuh: Refleksi Paskah dan Paradoks Digitalisasi
Di tengah pesatnya arus teknologi yang kerap mengasingkan interaksi sosial manusia, mari kita menelaah makna digitalisasi dalam ruang tantangan atau peluang melalui sebuah permenungan...
Ilusi Harta Duniawi: Mengapa Uang Tak Bisa Membeli Relasi yang Tulus?
Di tengah gempuran budaya flexing dan obsesi materialisme masa kini, pernahkah kita berhenti sejenak untuk mempertanyakan: apakah kekayaan yang kita kejar sungguh membawa kepenuhan...
Kasih di Atas Hukum: Sabat untuk Manusia, Bukan Manusia untuk Sabat
Refleksi ini menghadirkan permenungan atas Injil Lukas 6:8 dengan menyoroti relasi antara hukum dan kasih dalam kehidupan Kristiani. Melalui pengalaman konkret, penulis menegaskan bahwa...
Alleluia Amidst the Ruins: The Meaning of Easter in an Era of War
Amidst a world shattered by the roar of weapons and the ruins of war, is it possible for the cry of "Alleluia" and the...
Menghadirkan Wajah Belas Kasih di Ruang Perawatan
Di balik deru peralatan medis dan seluruh bagian dinding putih rumah sakit, terselip sebuah misi yang melampaui sekadar penyembuhan fisik, yakni mengembalikan martabat manusia...
Menimbang Ulang Keadilan: Mengapa Peraturan Harus Memanusiakan Manusia?
Sebuah aturan sering kali diuji validitasnya bukan saat ia ditaati dalam keadaan normal, melainkan saat ia berbenturan dengan panggilan nurani untuk menolong sesama.Â
Penulis: Albert...
Salib Merah dan Paru-Paru yang Terkoyak di Ujung Timur
Pernahkah kita menghentikan waktu sejenak, menatap lekat-lekat putaran gula yang perlahan larut dalam secangkir kopi pagi kita? Atau pernahkah kita merenung di tengah kemacetan,...
Menemukan Titik Terang: Pendampingan Pastoral bagi Kesehatan Mental Kaum Muda
Di tengah bayang-bayang ketidakpastian masa depan dan tuntutan hidup yang semakin menghimpit, kaum muda saat ini tidak hanya membutuhkan jaminan pekerjaan, tetapi juga sebuah...
Gelas Kopi Bapak Mikhael: Sebuah Refleksi tentang Mengkritik Pelayan Gereja
Di balik tegarnya jubah para pelayan Tuhan, tersimpan kerapuhan seorang manusia biasa; sebuah kisah yang akan mengubah cara kita memandang, mengkritik, dan menghargai pengorbanan...
Skenario Tuhan dalam Kanvas Hitam: Refleksi Harapan di Masa Prapaskah
Di tengah dunia yang sering kali memuja keberhasilan instan, kita perlu berhenti sejenak untuk memahami bahwa kegagalan bukanlah titik akhir, melainkan sebuah jeda puitis...





















