Dari Milan ke Flores: Menemukan Wajah Iman Orang Muda yang Sesungguhnya

Di tengah bisingnya era digital, kisah dua pemuda dari latar belakang yang bertolak belakang seorang genius komputer di Italia dan seorang pekerja keras di...

Refleksi Seruan KWI pada 118 Tahun Kebangkitan Nasional: Menggugat Nurani dan Membumikan Pengharapan Bangsa

Kita seringkali merayakan kebangkitan tatkala peradaban justru sedang didera kelelahan. Di balik kemegahan infrastruktur fisik dan gegap gempita modernisasi, nurani kemanusiaan kita sedang diuji...

Menemukan Oase Kedamaian di Tengah Penatnya Dunia Melalui Hati Kudus Yesus

Di tengah hiruk-pikuk dunia modern yang seringkali membuat kita merasa terasing dan kelelahan, ada sebuah tawaran kedamaian abadi yang menanti untuk direngkuh: cinta tanpa...

When God Answered: My Journey of Faith and Love

In this heartfelt testimony, Jim Stom shares his remarkable journey of faith, conversion, and God's providential guidance. His story illustrates how God's grace can...

Paradoks Manusia: Mengapa Hal Termudah Justru Paling Sulit Dilakukan?

Sering kali, ujian terberat bagi seorang manusia bukanlah menaklukkan ganasnya alam semesta, melainkan menundukkan egonya sendiri di dalam rutinitas keseharian. Oleh: Albert Santoso Apa yang terlintas...

Mekanisme Koping Manusia Modern: Menjadikan Realita Sebagai Lelucon

Jika air mata dan kemarahan tak lagi mampu mengubah realita yang absurd, mungkin Hidup di Dalam Dunia Penuh Komedi adalah satu-satunya cara kita merayakan...

Paradoks Keserakahan: Mengapa Singa Berhenti Berburu, Sedangkan Manusia Tidak?

Di tengah pusaran ambisi tanpa batas yang mendikte zaman modern, sebuah pertanyaan mendasar kerap terlewatkan: dapatkah manusia merasa cukup? Penulis: Albert Santoso Di alam liar, singa...

Sampai ke Akar Hati

Renungan Hari Minggu, 15 Februari 2026Bacaan: Kitab Sirakh 15:15–20; Korintus 2:6–10; Injil Matius 5:17–37 Sering kali kita merasa sudah cukup baik karena tidak melakukan kesalahan...

Luka yang Tak Sembuh oleh Kata Maaf

Kata maaf memang bisa terucap dengan mudah, tetapi sudahkah kita menyadari bahwa luka akibat tajamnya lisan sering kali meninggalkan lubang yang tak pernah benar-benar...

E-Tilang, Hukum Taurat, dan Transformasi Hati

"Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya." (Mat 5:17). Penulis:...

Mengangkat Pandangan, Menembus Batas Kepedulian

Perjalanan Apostolik Paus Leo XIV ke Spanyol pada 6-12 Juni, 2026  tidak dapat dipahami sekadar sebagai kunjungan pastoral biasa. Di balik perayaan liturgi, sambutan hangat...

Cinta yang Rela ‘Kotor’ demi Sebuah Keselamatan

Pernahkah kita menyadari bahwa cinta sejati sering kali menuntut kita untuk rela 'menjadi kotor' demi mengangkat mereka yang kita kasihi dari keterpurukan? Oleh: Albert Santoso* "Bukan...

The Illusion of a Safe Home: Why Women Are Still Searching for Justice

As the world paints itself purple to celebrate International Women's Day, millions of women are still quietly asking a harrowing question: when will the...

Ilusi Harta Duniawi: Mengapa Uang Tak Bisa Membeli Relasi yang Tulus?

Di tengah gempuran budaya flexing dan obsesi materialisme masa kini, pernahkah kita berhenti sejenak untuk mempertanyakan: apakah kekayaan yang kita kejar sungguh membawa kepenuhan...

Menjawab Seruan Laudato Si: Aksi Nyata Katedral Bogor Atasi 21 Miliar Beban Sampah

Ketika krisis iklim tak lagi cukup dijawab hanya dengan untaian doa, langkah nyata dari tingkat tapak, seperti merombak isi tempat sampah di dapur rumah,...