TAMAN BINTANG SAMUDRA (TBS)-Sebuah Ruang Ziarah Jiwa di Tepi Samudra
Tulisan berikut adalah sebuah refleksi karya P. Felix Baghi, SVD, Dosen Filsafat di IFTK Ledalero, tentang makna spiritual di balik Taman Bintang Samudra (TBS)...
Bulan yang Retak di Permukaan Air Keruh
Sering kali, kualitas hidup kita tidak ditentukan oleh seberapa besar badai yang datang, melainkan oleh seberapa tenang permukaan hati kita saat menyambutnya.Penulis: Albert Santoso
Pernahkah...
Menghadirkan Wajah Belas Kasih di Ruang Perawatan
Di balik deru peralatan medis dan seluruh bagian dinding putih rumah sakit, terselip sebuah misi yang melampaui sekadar penyembuhan fisik, yakni mengembalikan martabat manusia...
Lubang di Lambung Kapal: Sebuah Hikayat tentang Nilai Diri
Pernahkah Anda merasa tak kasat mata dan diabaikan di antara orang-orang hebat, padahal sering kali pahlawan sejati justru lahir dari mereka yang tak pernah...
Seni Menata Ulang Kehidupan: Mengapa Keterpurukan Layak Disyukuri
Terkadang, titik terendah dalam hidup bukanlah sebuah akhir dari segalanya, melainkan sebuah kanvas kosong yang diberikan semesta agar kita bisa melukis ulang takdir dengan...
Saat Air Setinggi Lutut dan Iman Setinggi Langit
Bencana sering kali menjadi cermin paling jujur yang mengikis seluruh ilusi kendali manusia, menyisakan pertanyaan mendasar: saat semua pegangan runtuh, apa yang membuat kita...
Seni Mengalir: Merangkul Ketidakpastian Tanpa Kehilangan Jati Diri
Di tengah dunia yang serba tak pasti dan penuh tekanan, mungkinkah rahasia terbesar untuk bertahan justru terletak pada kemampuan kita untuk menjadi seluwes dan...
Salib Merah dan Paru-Paru yang Terkoyak di Ujung Timur
Pernahkah kita menghentikan waktu sejenak, menatap lekat-lekat putaran gula yang perlahan larut dalam secangkir kopi pagi kita? Atau pernahkah kita merenung di tengah kemacetan,...
Melepas Roda Bantu: Percaya pada Tangan Tak Terlihat yang Menjaga Kita
Sama seperti seorang ayah yang diam-diam melepaskan pegangannya pada sepeda sang anak, Tuhan terkadang membiarkan kita mengayuh sendiri di tengah kerasnya dunia, hanya agar...
Dari AKB48 ke Nazaret: Seni Menemukan Panggungmu Sendiri
Oleh. Albert Santoso
Pernahkah Anda merasa seluruh potensi dan kerja keras Anda seolah menguap begitu saja, hanya karena Anda berada di tempat yang salah? Dan...
Imamat: Menenun Keilahian dalam Sunyi yang Kudus
Di balik jubah yang bersahaja dan kesunyian yang kadangkala menyesakkan, tersimpan sebuah pengabdian tanpa pamrih yang menjadi jembatan rapuh namun kokoh antara kefanaan manusia...
Hermeneutika Pancasila dari Ende
Dalam peringatan Hari Lahir Pancasila, Pater Felix Baghi, SVD, mengajak kita menengok kembali masa pengasingan Sukarno di Ende sebagai ruang permenungan yang melahirkan benih-benih...
Yesus Sang Gembala dan Pintu Keselamatan
Memahami Misteri Kristus untuk Menjaga dan Mendukung Panggilan HidupRenungan Minggu, 26 April 2026 – Hari Minggu Paskah IV / Minggu Panggilan SeduniaBacaan: Kis. 2:14a,36-41;...
Ketulusan yang Terlupakan: Belajar Iman dari Seorang Anak
Sering kali, di tengah ambisi dunia yang menuntut kita menjadi besar dan berkuasa, kita justru kehilangan esensi kemanusiaan yang paling murni: ketulusan seorang anak."Sedangkan...
Refleksi Seruan KWI pada 118 Tahun Kebangkitan Nasional: Menggugat Nurani dan Membumikan Pengharapan Bangsa
Kita seringkali merayakan kebangkitan tatkala peradaban justru sedang didera kelelahan. Di balik kemegahan infrastruktur fisik dan gegap gempita modernisasi, nurani kemanusiaan kita sedang diuji...





















