Sakit Bukan Sekadar Urusan Fisik: Mengembalikan Martabat Manusia di Rumah Sakit

Di balik dinginnya dinding fasilitas kesehatan dan canggihnya peralatan medis, ada satu hal fundamental yang pantang terlupakan dalam proses penyembuhan: martabat pasien sebagai manusia...

Yesus Sang Gembala dan Pintu Keselamatan

Memahami Misteri Kristus untuk Menjaga dan Mendukung Panggilan Hidup Renungan Minggu, 26 April 2026 – Hari Minggu Paskah IV / Minggu Panggilan SeduniaBacaan: Kis. 2:14a,36-41;...

Menenun Kemanusiaan di Batas Timur: 25 Tahun Kidung Pelayanan di Flores, Sumba, dan Bima

Di tengah riuh rendah kemajuan zaman, sebuah perjalanan sunyi namun bertenaga selama seperempat abad telah menenun benang-benang kemanusiaan dan keberagaman di pelosok Manggarai, Sumba,...

Damai Bukan Cuma Mimpi: Saatnya Kita Jadi Jembatan, Bukan Tembok

Pernahkah Anda membayangkan sebuah pagi di mana notifikasi ponsel Anda tidak lagi dipenuhi kabar buruk tentang konflik atau perdebatan panas yang menguras energi? Di...

Menapaki Jalan Salib: Antara Devosi yang Menggetarkan dan Iman yang Ditantang

Tablo Jalan Salib kerap menghadirkan pengalaman iman yang menyentuh dan menggugah emosi. Namun, di balik keheningan dan air mata, tersimpan pertanyaan yang lebih dalam:...

Imamat: Menenun Keilahian dalam Sunyi yang Kudus

Di balik jubah yang bersahaja dan kesunyian yang kadangkala menyesakkan, tersimpan sebuah pengabdian tanpa pamrih yang menjadi jembatan rapuh namun kokoh antara kefanaan manusia...
Rolan (Lino Leo) dan Rati (Monika) sedang melakoni adegan di kebun. (Doc. Frater Gerin Nay).

Teshuvah: Menggugat Ambisi Geothermal Melalui Tangis di Panggung Ritapiret

Di tengah deru ambisi pembangunan yang sering kali menepikan nilai kemanusiaan, panggung teater Ritapiret hadir menyuarakan luka masyarakat melalui drama pengkhianatan, sesal, dan kekuatan...

Prapaskah: Tentang Tidak Lari dari Kegagalan dan Keberanian untuk Tetap Tinggal

Di balik riuhnya perayaan kesuksesan yang diagungkan dunia, Prapaskah hadir sebagai pengingat sunyi bahwa kegagalan bukanlah jurang kehancuran, melainkan ruang paling jujur untuk bertemu...

Kasih di Atas Hukum: Sabat untuk Manusia, Bukan Manusia untuk Sabat

Refleksi ini menghadirkan permenungan atas Injil Lukas 6:8 dengan menyoroti relasi antara hukum dan kasih dalam kehidupan Kristiani. Melalui pengalaman konkret, penulis menegaskan bahwa...

Dari Milan ke Flores: Menemukan Wajah Iman Orang Muda yang Sesungguhnya

Di tengah bisingnya era digital, kisah dua pemuda dari latar belakang yang bertolak belakang seorang genius komputer di Italia dan seorang pekerja keras di...

Alleluia Amidst the Ruins: The Meaning of Easter in an Era of War

Amidst a world shattered by the roar of weapons and the ruins of war, is it possible for the cry of "Alleluia" and the...

Melepas Roda Bantu: Percaya pada Tangan Tak Terlihat yang Menjaga Kita

Sama seperti seorang ayah yang diam-diam melepaskan pegangannya pada sepeda sang anak, Tuhan terkadang membiarkan kita mengayuh sendiri di tengah kerasnya dunia, hanya agar...

Luka yang Tak Sembuh oleh Kata Maaf

Kata maaf memang bisa terucap dengan mudah, tetapi sudahkah kita menyadari bahwa luka akibat tajamnya lisan sering kali meninggalkan lubang yang tak pernah benar-benar...

Kebangkitan Iman dan Iman akan Kebangkitan

Dalam permenungan Sabda Allah hari ini, kita diajak merenungkan kebangkitan—bukan hanya tubuh, tetapi juga iman yang mungkin pernah rapuh. Jalan menuju kebangkitan tidak mudah;...

Menjemput Kekudusan di Usia Senja: Antara Doa, Kebun, dan Kelestarian Bumi

Di tengah hiruk-pikuk dunia yang mengejar kecepatan, masa Prapaskah hadir bagi para lansia bukan sekadar sebagai ritus tahunan, melainkan sebagai ruang jeda untuk merajut...

TERBARU

Populer