Uskup Kupang Tahbiskan 18 Diakon SVD: “Pelayanan Bukan Kekuasaan, melainkan Belas Kasih”

Di saat dunia modern dipenuhi oleh orang-orang yang menyimpan luka batin dan kesepian, 18 frater Serikat Sabda Allah (SVD) mengikrarkan diri untuk hadir menjadi pelayan belas kasih dan penyejuk jiwa.

Oleh: Fr. Febry Suryanto, SVD

MAUMERE-Veritas Indonesia. Di tengah dunia yang diwarnai oleh banyak luka dan keterasingan, panggilan untuk melayani tanpa memandang status dan kekuasaan menjadi sebuah oase. Hal ini ditegaskan oleh Uskup Agung Kupang, Mgr. Hironimus Pakaenoni, saat menahbiskan 18 frater Serikat Sabda Allah (SVD) menjadi diakon di Kapela Agung Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero, Minggu (31/5/2026).

Perayaan Ekaristi yang bertepatan dengan Hari Raya Tritunggal Mahakudus ini berlangsung khidmat. Ratusan umat, deretan imam, biarawan-biarawati, serta keluarga para calon diakon tampak memenuhi kapela.

Dalam homilinya, Uskup Hironimus memberikan pesan yang kuat mengenai hakikat seorang pelayan Gereja. Ia menegaskan bahwa pelayanan tidak boleh berangkat dari ambisi pribadi, prestasi, atau rasa superioritas.

“Pelayanan kalian dimulai bukan dari kekuasaan, kemampuan, kehebatan, atau prestasi pribadi, melainkan dari kasih dan belas kasih Allah,” tegas Uskup Hironimus.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa Gereja tidak mencari sosok yang sempurna untuk ditahbiskan, melainkan mereka yang telah mengalami kesabaran Allah dan bersedia meneruskan belas kasih tersebut kepada sesama.

Baca Juga Artikel:  Iman, Alam, dan "Kotoran Iblis": Mengapa Kita Perlu Beragama dengan Cara Baru?

Di era modern ini, kata Uskup, banyak orang memikul beban hidup yang tak kasat mata, keluarga yang hancur, rasa kesepian, hingga kelelahan rohani. Di sanalah peran diakon dibutuhkan. “Mereka sering kali tidak membutuhkan banyak nasihat. Yang mereka butuhkan adalah kehadiran seorang pelayan yang mau mendengarkan, mendampingi, dan mengasihi dalam nama Kristus,” ujarnya.

Harus Berbau Umat dan Siap Tanpa Sinyal

Gereja menuntut pelayanannya tidak hanya berhenti di seputar altar yang suci, tetapi harus membumi. Uskup Hironimus memberikan analogi bahwa seorang diakon harus “memiliki aroma umat yang dilayaninya”.

“Aroma rumah sakit, aroma kota dan desa, aroma penjara, ruang kelas, kantor paroki, dan rumah-rumah tempat keluarga berjuang untuk tetap setia,” tuturnya merinci area pelayanan nyata yang harus disentuh.

Menutup pesan pastoralnya, Uskup Hironimus mengingatkan kodrat SVD sebagai serikat misionaris. Mereka dituntut siap diutus ke wilayah mana pun, termasuk pelosok yang minim fasilitas.

Dengan nada berkelakar yang disambut senyum hangat umat, ia menyinggung tantangan teknologi di daerah misi. “Ada yang berpikir, ‘Di sana tidak ada sinyal.’ Tetapi saya yakin para diakon yang baru ditahbiskan ini siap ditempatkan di mana saja, ada sinyal ataupun tidak ada sinyal,” ungkapnya.

Baca Juga Artikel:  Vatikan Terima Pengunduran Diri Mgr. Paskalis Bruno Syukur, OFM

Uskup Hironimus sendiri memiliki kedekatan emosional dengan Ledalero. Ia merupakan alumnus seminari tersebut, mengenyam pendidikan pada periode 1989 hingga 1997 sebagai calon imam diosesan.

Uskup Agung Kupang, Mgr. Hironimus Pakaenoni, saat menyampaikan homili. Ia berpesan agar para diakon yang baru ditahbiskan melandasi pelayanannya dengan belas kasih Allah dan siap diutus melayani umat yang terluka.

Pelayan Sabda, Bukan Pemilik Sabda

Sementara itu, Provinsial SVD Ende, Pater Emanuel, SVD, memberikan penegasan terkait identitas panggilan para diakon.

Menurutnya, tahbisan ini adalah pengukuhan sakramental bahwa hidup para diakon dibaktikan sepenuhnya untuk misi Gereja.

“Kalian bukanlah Sabda dan bukan pula pemilik Sabda. Kalian adalah pelayan Sabda,” pesan Pater Emanuel dengan tegas. Ia menekankan bahwa doa, ekaristi, dan kesetiaan membaca Kitab Suci adalah fondasi utama bagi seorang misionaris SVD.

Usai tahbisan, para diakon ini akan langsung diterjunkan untuk menjalani masa praktik diakonat di berbagai keuskupan sebelum menuju tahbisan imamat. Rencananya, mereka akan disebar ke Keuskupan Agung Ende (8 orang), Keuskupan Larantuka (5 orang), dan Keuskupan Maumere (4 orang), sementara satu diakon lainnya masih menunggu arahan penugasan selanjutnya.

Provinsial SVD Ende, Pater Emanuel, SVD, saat memberikan sambutan dan pengarahan. Ia menegaskan kembali identitas para diakon sebagai pelayan Sabda Allah yang mengemban tugas misi Gereja di berbagai pelosok wilayah keuskupan.

Delapan Belas Diakon Baru SVD

Adapun kedelapan belas frater yang resmi ditahbiskan menjadi diakon pada perayaan ini adalah Diakon Paulus Barekama Tukan, SVD; Diakon Salestinus Daga, SVD; Diakon Fransiskus Carli Ka’u, SVD; Diakon Yohanes Rudin, SVD; Diakon Hausufa Clitus Marselinus, SVD; Diakon Febronius Meni Subun, SVD; Diakon Simon Sina Kelen, SVD; Diakon Sabinus Bake Lado, SVD; dan Diakon Adrianus Tap, SVD.

Baca Juga Artikel:  Teka-teki Sang Pengawal: Mengapa Kesialan adalah Keberuntungan yang Menyamar?

Turut tertahbis pula Diakon Wilfridus Oki, SVD; Diakon Beatus Didimus Gowing Moron, SVD; Diakon Donatus Iwad Mara, SVD; Diakon Rikardus Diku Da, SVD; Diakon Petrus Marianus G. Sogen, SVD; Diakon Kanisius Bauk, SVD; Diakon Yulianus Bertin Japa, SVD; Diakon Petrus Sandiawan Denatalis, SVD; serta Diakon Yosef Mario Ambasan, SVD.


Veritas Indonesia berkomitmen untuk terus menghadirkan tulisan-tulisan yang meneguhkan iman dan menyuarakan kebenaran. Kami mengundang Anda, para pembaca setia, untuk turut mendukung operasional pelayanan ini melalui donasi ke rekening BCA 6440054739 a.n. Lucia Margaretha Audrey Niron (Bendahara Veritas Indonesia). Agar donasi Anda dapat kami terima dan catat dengan baik, mohon kirimkan bukti transfer kepada Editor Konten kami, Maria Frani Ayu, di nomor 081230038196. Sedikit dari Anda adalah wujud nyata kebersamaan dalam pelayanan ini.

Maria Frani Ayu Andari Dias
Maria Frani Ayu Andari Diashttps://www.veritasindonesia.id/
Editor Content di Veritas Indonesia, Penulis dan Pengajar Ilmu Keperawatan Jiwa di Institut Kesehatan Suaka Insan.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Terbaru

Populer