Pastor Clarence Devadass: “Kesatuan Harus Menjadi Kesaksian Terbesar Gereja di Asia”

Di tengah pusaran sekularisme yang makin menekan dan tingginya kerentanan sosial di Asia, Gereja Katolik memanggil seluruh umatnya untuk keluar dari sekat-sekat minoritas dan tampil sebagai pembangun jembatan perdamaian yang digerakkan oleh napas sinodalitas.


Jakarta, Veritas Indonesia. Sidang Umum Pleno ke-12 Federasi Konferensi Uskup Asia (FABC) yang diselenggarakan di Jakarta membawa visi besar bagi masa depan kekatolikan di kawasan ini. Wakil Sekretaris FABC sekaligus Sekretaris Eksekutif Komisi Sinodalitas, Pastor Clarence Devadass, menegaskan bahwa kesatuan harus menjadi kesaksian terbesar Gereja di benua Asia. Menurut salah satu penyelenggara utama sidang tersebut, buah terpenting yang diharapkan dari pertemuan ini adalah menjadikan sinodalitas bukan sekadar metode kerja, melainkan sebuah jalan hidup dan spiritualitas bagi seluruh umat.

Visi tersebut sangat selaras dengan tema sidang yang memanggil Gereja untuk menjadi “jembatan dan pembangun jembatan”. Pastor Clarence menyoroti bahwa umat Katolik dan Kristen pada umumnya merupakan kelompok minoritas di sebagian besar negara Asia. Fakta ini justru memberi Gereja sebuah panggilan unik untuk menjadi instrumen perdamaian dan rekonsiliasi yang mampu menjembatani perpecahan antaragama, etnis, hingga antarbangsa. Misi mulia ini tidak hanya berlaku untuk dunia luar, tetapi juga ke dalam internal Gereja demi merajut perbedaan di antara para uskup, imam, biarawan-biarawati, dan kaum awam.

Baca Juga Artikel:  “Damai Sejahtera bagi Kamu”: Paus Merenungkan Kebangkitan dalam Audiensi Umum

Perjalanan untuk mewujudkan peran tersebut tidaklah mudah karena Gereja Asia dihadapkan pada realitas tantangan yang sangat kompleks. Gereja tidak hanya berhadapan dengan ketidakstabilan sosial, kemiskinan, korupsi, migrasi, dan degradasi lingkungan, tetapi juga gempuran tekanan ideologis seperti sekularisme, konsumerisme, serta kapitalisme. Menghadapi realitas ini, Gereja dituntut menjadi agen transformasi sosial demi menjalankan amanat Injil sebagai garam dan terang dunia. Pastor Clarence secara khusus mengkritik keras sikap apatis, anggapan bahwa masalah Gereja adalah urusan orang lain, karena melalui sakramen baptis, setiap umat memikul tanggung jawab yang sama untuk membangun Gereja.

Sebagai wujud dukungan terhadap gereja-gereja lokal dalam merespons berbagai realitas pastoral tersebut, FABC mengambil peran untuk memperkuat persekutuan. FABC tidak berposisi sebagai badan penguasa yang mengawasi konferensi para uskup, melainkan sebagai wadah persaudaraan kolegial yang hadir untuk mendampingi, mendukung, dan mendorong gereja-gereja lokal. Salah satu langkah konkretnya adalah membangun jaringan institusi penelitian Katolik lintas benua agar dapat berkolaborasi dan berbagi sumber daya secara lebih maksimal. Melalui upaya ini, keberagaman Asia tidak lagi dipandang sebagai hambatan, melainkan sebagai kekuatan yang mempersatukan langkah Gereja dalam persekutuan dan misi. Harapannya, sekitar 150 peserta yang hadir dalam sidang ini dapat kembali ke komunitas masing-masing dengan membawa semangat sinodalitas untuk menjadi agen perubahan yang nyata.

Baca Juga Artikel:  Kebangkitan Iman dan Iman akan Kebangkitan

Veritas Indonesia berkomitmen untuk terus menghadirkan tulisan-tulisan yang meneguhkan iman dan menyuarakan kebenaran. Kami mengundang Anda, para pembaca setia, untuk turut mendukung operasional pelayanan ini melalui donasi ke rekening BCA 6440054739 a.n. Lucia Margaretha Audrey Niron (Bendahara Veritas Indonesia). Agar donasi Anda dapat kami terima dan catat dengan baik, mohon kirimkan bukti transfer kepada Editor Konten kami, Maria Frani Ayu, di nomor 081230038196. Sedikit dari Anda adalah wujud nyata kebersamaan dalam pelayanan ini.

Maria Frani Ayu Andari Dias
Maria Frani Ayu Andari Diashttps://www.veritasindonesia.id/
Editor Content di Veritas Indonesia, Penulis dan Pengajar Ilmu Keperawatan Jiwa di Institut Kesehatan Suaka Insan.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Terbaru

Populer