Mencari ‘Maria Magdalena’ di Paroki Kita: Sebuah Panggilan Kasih dari Kardinal Tagle

Jakarta, Veritas Indonesia. Pernahkah Anda merasa lelah karena terus-menerus dituntut untuk melakukan “hal-hal besar” dalam hidup? Di tengah hiruk-pikuk dunia yang selalu mengukur keberhasilan dari pencapaian, Gereja Katolik di Asia baru saja menerima sebuah pesan yang sangat melegakan: Tugas kita bukanlah untuk melakukan hal-hal besar, melainkan melihat karya besar yang sedang Tuhan lakukan.

Pesan penuh harapan ini disampaikan oleh Kardinal Luis Antonio G. Tagle dalam sesi retret Sidang Paripurna ke-12 Federasi Konferensi Para Uskup Asia (FABC) yang digelar di Jakarta. Di hadapan para uskup dan delegasi dari seluruh penjuru Asia, Kardinal Tagle mengajak umat beriman untuk sejenak berhenti, menghela napas, dan menyadari kehadiran Tuhan dalam hal-hal yang sering kita anggap biasa saja.

Dalam refleksinya yang bertajuk “Kamu Akan Melihat Hal-Hal yang Lebih Besar…”, Kardinal yang dikenal dengan senyum hangatnya ini mengingatkan kembali pada percakapan Yesus dan Natanael.

“Kitab Suci tidak mengatakan, ‘Kamu akan melakukan hal-hal yang lebih besar.’ Yesus berkata, ‘Kamu akan melihat hal-hal yang lebih besar.’ Yesuslah yang melakukan karya-karya besar itu. Tugas kita hanyalah melihatnya,” ujar Kardinal Tagle.

Mukjizat di Lampu Merah dan Kepolosan Anak Pengungsi

Menurut Kardinal Tagle, karya besar Tuhan justru sering kali menampakkan wujudnya melalui hal-hal yang teramat biasa. Ia mengingatkan bagaimana mukjizat pertama Yesus di Kana terjadi dari sesuatu yang sepele, kehabisan anggur di pesta pernikahan. Yesus juga menyapa perempuan Samaria lewat obrolan sederhana di pinggir sumur, dan para murid mengenali-Nya di Emaus hanya dari cara-Nya memecah roti.

Baca Juga Artikel:  Paus Leo XIV Doakan Korban Banjir Indonesia, IRRIKA Roma Bantu Sibolga

Untuk membawa pesan ini lebih dekat dengan realitas kita hari ini, Kardinal membagikan pengalaman pribadinya yang begitu menyentuh. Suatu hari di Manila, mobilnya berhenti di lampu merah. Seorang pedagang asongan menghampiri. Awalnya, ia mengira pedagang itu hendak menawarkan makanan, namun ternyata pria sederhana itu justru memberikan makanannya secara cuma-cuma sebagai hadiah.

“Melalui seorang pedagang asongan yang sederhana, kita melihat sesuatu yang lebih besar,” kenang Kardinal Tagle. “Pria itu mengajarkan kepada kita bahwa memberi jauh lebih penting daripada sekadar mencari keuntungan.”

Kisah lain yang tak kalah menggetarkan hati terjadi di Lebanon. Saat itu, Gereja sedang menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk para pengungsi dari berbagai latar belakang agama. Seorang anak kecil tiba-tiba menghampirinya dan berkata dengan polos, “Aku ingin berteman dengan Yesus itu.”

Momen sederhana itu menjadi bukti nyata bahwa tindakan kasih sekecil apa pun mampu membuka pintu hati manusia untuk menyambut Kabar Baik.

Menemukan ‘Maria Magdalena’ di Paroki Kita

Cara Tuhan bekerja memang sering kali bersembunyi di balik orang-orang yang biasa, bahkan mereka yang kerap dipandang sebelah mata oleh dunia. Hal ini semakin dipertegas oleh Kardinal Tagle saat memimpin Misa penutup retret yang bertepatan dengan Pesta Santa Maria Magdalena.

Baca Juga Artikel:  Paus Tutup Pintu Suci, Akhiri Tahun Yubileum dengan Seruan Menjadi "Peziarah Harapan"

Sambil membawa salam dan berkat dari Bapa Suci untuk umat di Asia, Kardinal mengajak kita merenungkan sosok Maria Magdalena, seorang wanita yang pernah dibebaskan dari tujuh roh jahat, namun justru dipilih menjadi saksi pertama kebangkitan Kristus dan mendapat julukan “Rasul dari para Rasul”.

“Maria Magdalena memiliki kisah yang indah,” tuturnya. “Ia sangat menderita, namun Yesus melihatnya. Ia dipanggil dengan namanya, diakui, dan diubahkan oleh kasih-Nya.”

Ketika semua orang lari ketakutan, Maria Magdalena dan para perempuan lain tetap setia berdiri di bawah salib. Dan ketika ia menangis di depan makam yang kosong, satu panggilan nama dari Yesus sudah cukup untuk mengubah kesedihannya menjadi sukacita terbesar dalam sejarah manusia.

Tuhan yang Bangkit justru mempercayakan kabar paling bersejarah ini kepada seseorang yang mungkin pada zaman itu dianggap tidak kredibel oleh masyarakat. “Ini bukanlah cara dunia menilai arti sebuah kepentingan. Ini adalah cara Tuhan melihat,” tegas Kardinal.

Sebagai penutup, Kardinal Tagle melemparkan sebuah tantangan yang patut kita renungkan bersama: “Di paroki-paroki dan keuskupan kita, ada banyak ‘Maria Magdalena’. Sangatlah penting bagi kita untuk melihat mereka.”

Baca Juga Artikel:  Bukan Cuma soal Perang: Menemukan DNA Pahlawan dalam Iman Katolik Kita

Merekalah yang sering kali diutus Tuhan untuk mengingatkan kita pada kebenaran terbesar: bahwa Yesus benar-benar bangkit, dan harapan itu selalu ada.

Bagaimana dengan Anda? Pernahkah Anda mengalami momen sederhana di mana Anda merasa Tuhan sedang bekerja secara luar biasa dalam hidup Anda? Atau, siapakah sosok “Maria Magdalena” di sekitar Anda yang ketulusannya sering kali menginspirasi iman Anda tanpa disadari?

Mari bagikan kisah dan refleksi Anda di kolom komentar! Kebaikan kecil yang Anda bagikan mungkin saja menjadi jawaban atas doa seseorang hari ini.


Veritas Indonesia berkomitmen untuk terus menghadirkan tulisan-tulisan yang meneguhkan iman dan menyuarakan kebenaran. Kami mengundang Anda, para pembaca setia, untuk turut mendukung operasional pelayanan ini melalui donasi ke rekening BCA 6440054739 a.n. Lucia Margaretha Audrey Niron (Bendahara Veritas Indonesia). Agar donasi Anda dapat kami terima dan catat dengan baik, mohon kirimkan bukti transfer kepada Editor Konten kami, Maria Frani Ayu, di nomor 081230038196. Sedikit dari Anda adalah wujud nyata kebersamaan dalam pelayanan ini.

Maria Frani Ayu Andari Dias
Maria Frani Ayu Andari Diashttps://www.veritasindonesia.id/
Editor Content di Veritas Indonesia, Penulis dan Pengajar Ilmu Keperawatan Jiwa di Institut Kesehatan Suaka Insan.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Terbaru

[td_block_7 sort="random_7_day" custom_title="Populer" block_template_id="td_block_template_18" header_text_color_a="#f2da00" header_text_color_b="#dd9933" ajax_pagination="load_more"]