Paus Kirim Bantuan Darurat Rp1,8 Miliar untuk Korban Gempa di Kolombia

Paus Leo XIV menunjukkan solidaritas nyata kepada para korban gempa bumi dahsyat di Kolombia dengan mengirimkan bantuan darurat awal sebesar 100.000 euro atau sekitar Rp1,8 miliar melalui Takhta Suci.


VATIKAN, Veritas Indonesia – Di tengah duka yang masih menyelimuti Kolombia akibat gempa bumi berkekuatan 7,4 magnitudo, Paus Leo XIV kembali menunjukkan kedekatannya dengan mereka yang menderita.

Menurut laporan Vatican News, Sri Paus tidak hanya menyampaikan doa dan belasungkawa, tetapi juga mengirimkan bantuan dana darurat kepada keuskupan-keuskupan yang terdampak bencana.

Dalam Audiensi Umum pada Rabu (12/8), Paus Leo XIV kembali menyampaikan dukacitanya kepada keluarga para korban, para relawan, dan seluruh masyarakat Kolombia yang sedang berjuang menghadapi dampak bencana tersebut.

“Paus berdoa bagi mereka yang meninggal dunia, bagi keluarga yang kehilangan orang-orang yang mereka cintai, serta bagi semua pihak yang terlibat dalam upaya penyelamatan,” demikian dilaporkan Vatican News.

Gempa Terkuat dalam Abad Ini

Gempa bumi mengguncang wilayah barat Kolombia pada Senin (10/8) dengan pusat gempa berada di dekat San José del Palmar, Departemen Chocó, sekitar 400 kilometer dari ibu kota Bogotá.

Baca Juga Artikel:  Komisi Vatikan Tolak Diakonat Wanita Masuk Sakramen Tahbisan

Berdasarkan data Badan Geologi Kolombia, gempa tersebut merupakan yang terkuat yang pernah tercatat di negara itu pada abad ke-21.

Guncangan dirasakan di berbagai kota besar, seperti Cali, Pereira, Quibdó, dan Manizales. Bahkan, getarannya juga terasa hingga ke wilayah Ekuador dan Panama.

Data dari Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menunjukkan bahwa sekitar 10,5 juta orang merasakan dampak gempa tersebut. Dalam beberapa jam setelah gempa utama, sedikitnya 21 gempa susulan kembali mengguncang wilayah itu.

Menurut data terbaru yang dikutip Vatican News, hingga Kamis (13/8), jumlah korban meninggal dunia telah mencapai 281 orang. Sementara itu, 3.971 orang mengalami luka-luka, dan 379 lainnya masih dinyatakan hilang.

Selain menelan korban jiwa, bencana tersebut juga menyebabkan kerusakan besar. Lebih dari 12.000 rumah hancur, hampir 75.000 rumah mengalami kerusakan, dan sedikitnya 170 bangunan runtuh.

Sejumlah infrastruktur penting, seperti jalan raya, jembatan, bandara, dan jaringan air bersih, juga mengalami kerusakan serius.

Pemerintah Kolombia kemudian menetapkan status bencana nasional dan keadaan darurat ekonomi untuk mempercepat proses pemulihan.

Bantuan Konkret dari Vatikan

Sebagai wujud solidaritas, Takhta Suci melalui Dikasteri untuk Pelayanan Amal Kasih mengirimkan bantuan dana darurat sebesar 100.000 euro kepada Sekretariat Nasional Pastoral Sosial–Caritas Kolombia.

Baca Juga Artikel:  Kuasi St Paulus Kraksaan Resmi Menjadi Paroki

Menurut Vatican News, bantuan tersebut akan dikoordinasikan oleh Caritas Kolombia untuk memastikan distribusinya dapat menjangkau keuskupan-keuskupan yang paling terdampak.

Bantuan ini merupakan kontribusi awal untuk memenuhi kebutuhan mendesak para korban, seperti tempat penampungan, makanan, dan kebutuhan dasar lainnya.

Takhta Suci juga menegaskan bahwa bantuan lanjutan akan disalurkan setelah kebutuhan di lapangan teridentifikasi secara lebih rinci.

Langkah cepat Paus Leo XIV ini mengingatkan kembali bahwa Gereja tidak hanya hadir melalui doa, tetapi juga melalui tindakan nyata.

“Gereja Adalah Keluarga Allah”

Sejak jam-jam pertama setelah gempa terjadi, komunikasi terus dilakukan antara Dikasteri untuk Pelayanan Amal Kasih, Nunsiatur Apostolik, dan Konferensi Waligereja Kolombia.

Prefek Dikasteri untuk Pelayanan Amal Kasih, Uskup Agung Luis Marín de San Martín, menegaskan bahwa Gereja harus hadir di tengah penderitaan umat.

“Gereja adalah keluarga Allah, sebuah keluarga yang peka terhadap penderitaan dan kebutuhan sesama, serta menjawabnya melalui persaudaraan dan tindakan nyata,” ujarnya, seperti dikutip Vatican News.


Veritas Indonesia berkomitmen untuk terus menghadirkan tulisan-tulisan yang meneguhkan iman dan menyuarakan kebenaran. 

Kami mengundang Anda, para pembaca setia, untuk turut mendukung operasional pelayanan ini melalui donasi ke rekening BCA 6440054739 a.n. Lucia Margaretha Audrey Niron (Bendahara Veritas Indonesia).

Agar donasi Anda dapat kami terima dan catat dengan baik, mohon kirimkan bukti transfer kepada Editor Konten kami, Maria Frani Ayu, di nomor 081230038196. Sedikit dari Anda adalah wujud nyata kebersamaan dalam pelayanan ini.

P. Kasmir Nema, SVD
P. Kasmir Nema, SVD
Pemimpin Redaksi sekaligus Direktur Media Veritas Indonesia. Jurnalis dan Koordinator Umum Media dan Komunikasi Serikat Sabda Allah (SVD) yang berbasis di Roma. Kontributor untuk Vatican News dan Radio Veritas Asia (RVA). Profil akademik: ResearchGate Profile

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Terbaru

Populer