Merajut Persaudaraan Lintas Iman, Keuskupan Labuan Bajo Salurkan Hewan Kurban ke Masjid Al Munawwarah

Sebuah pemandangan menyejukkan datang dari Labuan Bajo, di mana sekat perbedaan agama melebur dalam hangatnya tradisi berbagi dan silaturahmi menjelang perayaan Iduladha.


TERANG-Veritas Indonesia. Kunjungan pastoral Uskup Labuan Bajo, Mgr. Maksimus Regus, ke wilayah Terang pada Sabtu (23/5/2026), membawa pesan damai dan dialog kehidupan lintas agama yang kuat. Menjelang perayaan Iduladha 1447 Hijriah, Gereja Katolik lokal mewujudnyatakan semangat toleransinya melalui penyerahan seekor sapi kurban kepada komunitas Muslim di pelataran Masjid Besar Al Munawwarah, Terang.

Kehadiran Mgr. Maksi yang didampingi oleh jajaran Kuria Keuskupan Labuan Bajo, di antaranya Vikaris Jenderal Rm. Rikard, Sekretaris Jenderal Rm. Frans Nala, Ekonom Keuskupan Rm. Martin Wilian, Vikaris Episkopal Labuan Bajo Rm. Yuvens Rugi, Pastor Paroki Lando Rm. Sony Selatan, dan perwakilan Pusat Pastoral Rm. Lian Angkur, disambut dengan penuh sukacita.

Ritus penyambutan penuh makna: Pengalungan selendang adat Manggarai kepada Mgr. Maksimus Regus oleh umat Muslim Terang sebagai simbol penghormatan dan penerimaan persaudaraan yang tulus.

Mengawali perjumpaan, keluarga besar Muslim Terang menyambut rombongan Bapa Uskup dengan pengalungan selendang dan ritus kepok adat Manggarai. Ritus ini bukan sekadar seremonial, melainkan simbol terdalam dari penghormatan dan penerimaan persaudaraan yang tulus antarsesama warga Manggarai. Berbagai tokoh penting turut hadir, termasuk Kepala KUA Boleng Hasanudin, Ketua BKM Ir. Sulaimana, Ketua MUI Kecamatan Boleng Tajuddin, serta Ketua NU Kecamatan Boleng Ismail Kanis.

Dalam sapaan pastoralnya, Mgr. Maksi menegaskan bahwa silaturahmi lintas iman adalah fondasi krusial dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang majemuk.

“Perjumpaan ini sangat istimewa karena berlangsung di halaman Masjid Besar Al Munawwarah, simbol persekutuan umat Muslim di tempat ini. Hari ini persaudaraan itu diperluas. Kita perlu terus menjalin silaturahmi, sebab sesungguhnya kita berasal dari sumber yang sama. Hanya cara kita memaknai dan menghayati hidup dari sumber yang sama itu yang berbeda,” urai Bapa Uskup.

Beliau menambahkan, penyerahan hewan kurban ini merupakan kado persaudaraan dan wujud dukungan konkret Gereja Katolik. “Semoga perayaan Iduladha ini membawa berkat berlimpah dan damai sejahtera bagi kita semua,” tambahnya.

Mgr. Maksimus Regus (tengah) menyampaikan sapaan pastoral dalam suasana kekeluargaan yang hangat bersama Imam Masjid, tokoh lintas agama, dan aparat setempat.

Sambutan hangat tersebut diamini oleh Imam Masjid Besar Al Munawwarah, Ruslin. Ia mengungkapkan rasa syukurnya atas kunjungan perdana Uskup Labuan Bajo tersebut.

“Kehadiran Bapa Uskup tidak hanya membawa hewan kurban, tetapi sungguh meneguhkan kebersamaan kami dengan keluarga-keluarga Katolik yang sudah lama hidup berdampingan secara harmonis di sini. Kami berharap akan ada perjumpaan-perjumpaan berikutnya,” ungkapnya penuh haru. Hal senada diungkapkan oleh Pastor Paroki Lando, Rm. Sony Selatan, yang menyebut kunjungan ini semakin merekatkan relasi kekeluargaan yang telah lama mengakar.

Lebih dari sekadar perjumpaan antartokoh agama, silaturahmi ini juga diwarnai dengan aksi ekologis berupa penanaman pohon bersama. Langkah ini menjadi simbol panggilan bersama setiap umat beragama untuk merawat bumi sebagai rumah bersama. Aksi ini secara langsung mengejawantahkan moto tahbisan Mgr. Maksi, “Ut Omnes Salvi Fiant” (Supaya semua diselamatkan oleh-Nya), yang mengingatkan bahwa keselamatan juga mencakup keutuhan seluruh ciptaan.

Aksi Ekologis Lintas Iman: Bapa Uskup dan aparat TNI mengamati proses penanaman pohon oleh umat Muslim setempat. Aksi ini menjadi simbol panggilan bersama merawat bumi sebagai rumah bersama.

Rangkaian perjumpaan yang penuh keakraban ini memberi warna nyata bagi Tahun “Persekutuan Sinergis” yang menjadi fokus pastoral Keuskupan Labuan Bajo pada 2026. Keuskupan Labuan Bajo menegaskan komitmennya untuk terus merawat toleransi dan harmoni sosial melalui dialog kehidupan, karya sosial-karitatif, serta gerakan ekologis bersama.


Veritas Indonesia berkomitmen untuk terus menghadirkan tulisan-tulisan yang meneguhkan iman dan menyuarakan kebenaran. Kami mengundang Anda, para pembaca setia, untuk turut mendukung operasional pelayanan ini melalui donasi ke rekening BCA 6440054739 a.n. Lucia Margaretha Audrey Niron (Bendahara Veritas Indonesia). Agar donasi Anda dapat kami terima dan catat dengan baik, mohon kirimkan bukti transfer kepada Editor Konten kami, Maria Frani Ayu, di nomor 081230038196. Sedikit dari Anda adalah wujud nyata kebersamaan dalam pelayanan ini.

Maria Frani Ayu Andari Dias
Maria Frani Ayu Andari Diashttps://www.veritasindonesia.id/
Editor Content di Veritas Indonesia, Penulis dan Pengajar Ilmu Keperawatan Jiwa di Institut Kesehatan Suaka Insan.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Terbaru

Populer