VATIKAN, 1 Maret, Veritas Indonesia – Pope Leo XIV menyampaikan seruan kuat untuk perdamaian di Timur Tengah di tengah meningkatnya kekerasan menyusul serangan udara bersama Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Berbicara dalam doa Angelus pada Minggu (Minggu Prapaskah II), Paus mengungkapkan “keprihatinan mendalam” atas situasi yang berkembang di kawasan tersebut, khususnya di Iran.
“Stabilitas dan perdamaian tidak dibangun dengan ancaman timbal balik, maupun dengan senjata yang menabur kehancuran, penderitaan, dan kematian, melainkan hanya melalui dialog yang rasional, otentik, dan bertanggung jawab,” tegas Paus.
Ia memperingatkan bahwa dunia dapat menghadapi tragedi besar apabila kekerasan terus meningkat tanpa kendali.
“Menghadapi kemungkinan tragedi dengan proporsi yang sangat besar,” ujar Paus, “saya menyampaikan seruan yang tulus kepada pihak-pihak yang terlibat untuk mengambil tanggung jawab moral menghentikan spiral kekerasan sebelum menjadi jurang yang tak dapat diperbaiki.”
Paus Leo XIV juga mendoakan agar diplomasi kembali memainkan peran sentral dalam menyelesaikan konflik.
“Semoga diplomasi memulihkan perannya dan kesejahteraan bangsa-bangsa dipromosikan, bangsa-bangsa yang merindukan hidup berdampingan secara damai berdasarkan keadilan,” katanya. “Dan marilah kita terus berdoa untuk perdamaian.”
Pada Sabtu sebelumnya, Israel dan Amerika Serikat dilaporkan melancarkan serangan udara bersama terhadap Teheran dan sejumlah kota lain di Iran. Iran kemudian membalas dengan serangan terhadap Israel serta beberapa negara Teluk yang menjadi tuan rumah pangkalan militer Amerika Serikat.
Media pemerintah Iran juga mengumumkan wafatnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei yang telah memimpin Iran selama hampir 37 tahun.








