Penulis: Veritas Indonesia
MOSKOW, Rusia – Veritas Indonesia — Karya amal yang digagas Misionaris Serikat Sabda Allah (SVD), Pater Baltasar Lukem, SVD, bersama komunitas internasional di Moskow tidak hanya membawa bantuan bagi penghuni panti asuhan, tetapi juga menghadirkan pengalaman iman yang menguatkan bagi para relawan.
Pada Minggu (22/3), Pater Baltasar bersama sejumlah anggota komunitas berbahasa Inggris mengunjungi panti asuhan yang dikelola oleh para suster Missionaries of Charity dari Kalkuta. Mereka menyalurkan bantuan berupa pakaian dan kebutuhan pangan bagi sekitar 15 penghuni berkebutuhan khusus yang telah didampingi para suster selama lebih dari 20 tahun.
“Kami ingin menghadirkan tanda kasih, meski sederhana,” kata Pater Baltasar.
Dampak kunjungan tersebut berlanjut dalam ibadah ekumene bulanan umat Katolik dan Kristen Protestan Indonesia di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Moskow. Ibadah yang dihadiri umat dalam jumlah besar, termasuk Duta Besar RI untuk Rusia, Jose Tavares, menjadi ruang refleksi atas pengalaman pelayanan tersebut.
Dalam sesi kesaksian, dua peserta—Bernadeth Vanesha Setiawan, seorang mahasiswi, dan Laurentius Raymond Jr. Pardamean Sihombing, seorang ayah—mengungkapkan pengalaman batin yang serupa: perjumpaan dengan para penghuni panti asuhan menghadirkan kekuatan baru dalam hidup mereka.
“Saya merasa seperti mendapat energi baru,” ujar Bernadeth. Ia mengaku, setelah kembali ke asrama, beban yang sebelumnya terasa buntu perlahan terurai. “Saya sendiri kaget, pekerjaan yang tadinya macet tiba-tiba berjalan lancar.”
Kesaksian senada disampaikan Laurentius, ayah dari empat anak. Ia merasakan ketenangan sekaligus kesabaran baru dalam menjalani tanggung jawab keluarga. “Saya pulang dengan hati yang lebih kuat. Ada semangat baru untuk mendampingi anak-anak saya,” katanya.

Menurut Pater Baltasar, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa karya amal bukan hanya soal memberi, tetapi juga menerima. “Kami datang untuk menghibur, tetapi justru kami juga dihibur dan dikuatkan,” ujarnya.
Pater Baltasar telah mengenal komunitas panti asuhan tersebut sejak sekitar 15 tahun lalu, ketika ia bertugas di St. Petersburg. Kedekatan itu mendorongnya untuk kembali melanjutkan pelayanan serupa setelah kini bertugas di Moskow.
Ke depan, ia bersama komunitas umat Indonesia berencana memperluas karya ini dengan melibatkan Keluarga Katolik Indonesia Rusia (KKIR), kelompok ekumene umat Indonesia, serta KBRI Moskow.
“Kami ingin karya ini berlanjut dan menjangkau lebih banyak orang,” kata Pater Baltasar.
Inisiatif ini menegaskan bahwa di tengah keterbatasan, solidaritas lintas iman dan bangsa tetap hidup—menghadirkan harapan, tidak hanya bagi mereka yang dilayani, tetapi juga bagi mereka yang melayani.

Veritas Indonesia berkomitmen untuk terus menghadirkan tulisan-tulisan yang meneguhkan iman dan menyuarakan kebenaran. Kami mengundang Anda, para pembaca setia, untuk turut mendukung operasional pelayanan ini melalui donasi ke rekening BCA 6440054739 a.n. Lucia Margaretha Audrey Niron (Bendahara Veritas Indonesia). Agar donasi Anda dapat kami terima dan catat dengan baik, mohon kirimkan bukti transfer kepada Editor Konten kami, Maria Frani Ayu, di nomor 081230038196. Sedikit dari Anda adalah wujud nyata kebersamaan dalam pelayanan ini.







