Para pemimpin Gereja dan umat Katolik di berbagai negara menyatakan solidaritas doa bagi Paus, yang akan menjalani operasi pengangkatan nodul kecil pada paru-parunya.
KOTA VATIKAN, Veritas Indonesia – Doa dan ungkapan dukungan dari berbagai penjuru dunia mengalir bagi Paus Leo XIV setelah ia mengumumkan akan menjalani operasi pengangkatan nodul pada paru-parunya pekan ini. Para pemimpin Gereja, konferensi waligereja, dan umat Katolik menyatakan solidaritas mereka bagi kesehatan dan kesembuhan Bapa Suci.
Sebagaimana dilaporkan Vatican News, Minggu (11/10/2026), Paus Leo XIV menyampaikan bahwa keputusan untuk menjalani operasi diambil atas rekomendasi tim medisnya. Nodul tersebut disebut berukuran kecil, terlokalisasi, dan terdeteksi pada tahap sangat dini.
Pengumuman itu segera disambut dengan berbagai pesan doa dan harapan agar operasi berjalan lancar serta Paus segera pulih. Dari Amerika Serikat hingga Eropa dan Amerika Latin, para pemimpin Gereja mengajak umat beriman untuk mendampingi Bapa Suci melalui doa.
Amerika Serikat dan Malta: Doa bagi Paus dan Tim Medis
Ketua Konferensi Waligereja Amerika Serikat (USCCB), Uskup Agung Paul Coakley, mengatakan bahwa para uskup di negaranya bersatu dengan umat beriman dan semua orang yang berkehendak baik untuk mendoakan kesehatan Paus Leo XIV.
“Semoga tangan para ahli bedah Paus Leo dibimbing oleh Sang Tabib Ilahi, Yesus Kristus,” ujarnya. Ia juga mengajak umat meluangkan waktu untuk berdoa bagi Bapa Suci dan tim medis yang akan menanganinya, sebagaimana dikutip Vatican News.
Ajakan serupa disampaikan Uskup Fort Worth, Texas, Mgr. Michael Olson. Ia mengundang umat untuk mendoakan Paus dan tim medis dalam perayaan Misa hari Minggu.
Dari Malta, Uskup Agung Charles Scicluna, Sekretaris Adjunkt Dikasteri Ajaran Iman, menyampaikan bahwa Gereja di Malta turut bersatu dalam doa bagi Bapa Suci, memohon agar operasi berlangsung dengan baik dan membawa hasil yang diharapkan.
Amerika Latin: Persiapan Kunjungan Apostolik Tetap Berjalan
Di Uruguay, Uskup Agung Montevideo, Kardinal Daniel Sturla, mengajak umat untuk mendoakan kesembuhan Paus menjelang kunjungan apostoliknya ke negara tersebut pada November mendatang.
Ia mendorong umat untuk melanjutkan persiapan kunjungan itu dengan semangat dan antusiasme yang diperbarui. Konferensi Waligereja Uruguay juga menegaskan bahwa jadwal kunjungan Paus tidak berubah dan persiapan tetap berlangsung.
Sementara itu, para uskup Peru, melalui pernyataan resmi, mengungkapkan penghargaan atas ketabahan dan kerendahan hati Paus Leo XIV dalam menyampaikan kabar mengenai kondisi kesehatannya.
Mereka mengajak umat Katolik dan semua orang yang berkehendak baik untuk bersatu dalam doa, memohon kepada Tuhan, sumber kehidupan dan kesehatan, agar memberikan kekuatan kepada Bapa Suci dalam menjalankan perutusannya.
Konferensi Waligereja Argentina juga mengajak umat untuk menunjukkan kedekatan dengan Paus melalui kasih, solidaritas, dan doa. Para uskup secara khusus mempercayakan Bapa Suci kepada perlindungan keibuan Perawan Maria, seraya memohon agar Tuhan menganugerahkan kekuatan dan kedamaian, serta membantu proses operasi dan pemulihannya berjalan dengan baik.
Italia: “Bapa Suci, Engkau Tidak Sendirian”
Di Italia, Ketua Konferensi Waligereja Italia, Kardinal Matteo Zuppi, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan kepercayaan Paus dalam membagikan kabar mengenai kondisi kesehatannya kepada umat.
“Kita adalah satu keluarga: Bapa Suci, engkau tidak sendirian!” tegas Kardinal Zuppi, seraya menegaskan semangat persaudaraan dan kedekatan Gereja dengan Paus dalam situasi ini.
Dukungan juga datang dari Presiden Italia Sergio Mattarella. Ia menyampaikan pesan yang mengungkapkan perhatian dan keprihatinan mendalam bagi Bapa Suci.
Menurut Mattarella, Paus Leo XIV tidak hanya dapat mengandalkan doa umat Katolik, tetapi juga perhatian tulus dari banyak orang di Italia dan seluruh dunia, baik mereka yang beriman maupun yang tidak.
Berbagai ungkapan solidaritas tersebut memperlihatkan bahwa di tengah tanggung jawab besar sebagai pemimpin Gereja Katolik sedunia, Paus Leo XIV tetap didampingi oleh doa dan perhatian banyak orang.
Menjelang operasi, umat dan para pemimpin Gereja di berbagai negara menyatukan harapan agar Bapa Suci memperoleh kekuatan, kelancaran dalam menjalani tindakan medis, dan pemulihan yang baik.








