web page hit counter
back to top
Thursday, January 8, 2026

Paus “Sangat Sedih” atas Serangan di Australia: Serukan Doa dan Perdamaian bagi Komunitas Yahudi

VATICAN CITY, Veritas Indonesia – Bapa Suci Paus Leo XIV mengungkapkan rasa dukanya yang mendalam menyusul serangan teror yang mengguncang komunitas Yahudi di Sydney, Australia.

Melalui sebuah telegram resmi, Paus menyampaikan belasungkawa dan jaminan doanya bagi para korban tragedi yang menewaskan 16 orang tersebut.

Dalam telegram yang ditandatangani oleh Sekretaris Negara Kardinal Pietro Parolin dan ditujukan kepada Uskup Agung Sydney, Anthony Fisher, Paus Leo XIV mengaku “sangat sedih” mendengar berita hilangnya nyawa para anggota komunitas Yahudi yang sedang berkumpul untuk perayaan Hanukkah.

Bapa Suci menegaskan “kedekatan spiritualnya dengan semua orang yang terdampak oleh tindakan kekerasan yang tidak masuk akal ini.” Lebih lanjut, Paus Leo XIV memanjatkan doa bagi mereka yang masih dalam masa pemulihan, serta memohonkan “penghiburan bagi mereka yang berduka atas kehilangan orang yang dicintai.”

Menutup pesannya dengan nada harapan di tengah kepedihan, Paus Leo XIV berdoa agar “mereka yang tergoda oleh kekerasan akan mengalami pertobatan dan mencari jalan perdamaian.”

Beliau menyerahkan para korban yang meninggal ke dalam tangan Tuhan sembari memohon “berkat ilahi berupa kedamaian dan kekuatan bagi seluruh rakyat Australia.”

Konteks Peristiwa: Tragedi di Pantai Bondi

Pesan duka cita dari Vatikan ini merespons insiden penembakan massal terburuk di Australia sejak tahun 1996. Serangan terjadi pada hari Minggu, 14 Desember, pukul 18.47 waktu setempat, di kawasan wisata ikonik Pantai Bondi, Sydney.

Kronologi Serangan

Dua orang pria bersenjata melepaskan tembakan ke arah kerumunan yang terdiri dari lebih dari 1.000 orang yang sedang menghadiri acara Chanukah by the Sea, sebuah festival untuk merayakan dimulainya hari raya Yahudi, Hanukkah.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan kepanikan massal saat warga berlarian mencari perlindungan di tengah suara tembakan dan sirene polisi. Polisi New South Wales mengonfirmasi bahwa serangan ini telah dinyatakan sebagai insiden teroris yang secara spesifik menargetkan komunitas Yahudi.

Korban Jiwa dan Luka 

Total 16 orang dilaporkan tewas dalam insiden ini. Sebanyak 14 orang meninggal di lokasi kejadian (termasuk satu pelaku), sementara seorang gadis berusia 10 tahun dan seorang pria berusia 40 tahun meninggal kemudian di rumah sakit.

Setidaknya 42 orang lainnya dilarikan ke rumah sakit dengan berbagai luka tembak, termasuk empat anak-anak. Di antara para korban tewas terdapat Rabi Eli Schlanger, seorang asisten rabi di Chabad of Bondi yang berasal dari Inggris, yang dikenang sebagai sosok “duta cahaya” oleh rekan-rekannya.

Pelaku dan Pahlawan

Pihak kepolisian mengidentifikasi pelaku sebagai pasangan ayah dan anak: Sajid Akram (50) dan Naveed Akram (24). Sajid tewas ditembak polisi di tempat kejadian, sementara Naveed kini berada dalam kondisi kritis di rumah sakit di bawah penjagaan ketat.

Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, menyebutkan bahwa Naveed sebelumnya pernah diselidiki terkait hubungan dengan sel terorisme, dan serangan ini “jelas” dimotivasi oleh ideologi ekstremis.

Di tengah tragedi tersebut, muncul kisah kepahlawanan dari Ahmed al Ahmed (43), seorang pemilik toko buah dan ayah dari dua anak. Ahmed dengan berani menjatuhkan salah satu penembak dan merebut senjatanya.

Meski kini dirawat karena luka tembak di lengan dan tangannya, aksi Ahmed dipuji oleh Premier New South Wales sebagai tindakan “pahlawan sejati” yang mencegah jatuhnya lebih banyak korban.

Perdana Menteri Anthony Albanese mengutuk keras serangan ini, menyebutnya sebagai “kejahatan yang di luar nalar,” dan berjanji akan mengerahkan segala sumber daya untuk memastikan keamanan komunitas Yahudi di Australia.

P. Kasmir Nema, SVD
P. Kasmir Nema, SVD
Jurnalis dan Koordinator Umum Media dan Komunikasi Serikat Sabda Allah (SVD), berbasis di Roma.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Terbaru

Populer